Glosarium • Panduan Analisis Teknikal

Glosarium
Analisis Teknikal

70 istilah teknikal dari A sampai Z, dijelaskan singkat — rujukan cepat saat membaca artikel, tools, atau laporan analisis.

Martua Siringoringo Rujukan cepat Panduan Analisis Teknikal Oktober 2026
Kembali ke Panduan Analisis Teknikal
A B C D E F G H I K L M N O P R S T V W
Menampilkan 70 istilah

A

Accumulation/Distribution Line (A/D)
Indikator volume kumulatif yang membagi volume berdasarkan posisi penutupan dalam rentang hari; mendeteksi akumulasi/distribusi diam-diam. Lihat: OBV
ADX (Average Directional Index)
Indikator 0-100 yang mengukur kekuatan tren tanpa peduli arahnya; di atas 20 tren dianggap terbentuk.
Awan Ichimoku
Area support/resisten dinamis dari Ichimoku Kinko Hyo; posisi harga terhadap awan menunjukkan bias tren.

B

Backtest
Menguji aturan trading pada data historis untuk melihat bagaimana aturan itu akan bekerja di masa lalu.
Bear
Pelaku pasar yang optimistis harga akan turun; pasar turun beruntun disebut bear market. Lihat: Bull
Bollinger Bands
Tiga garis: SMA 20 di tengah dan dua pita 2 standar deviasi; melebar saat volatilitas naik, menyempit saat tenang.
Breakout
Penembusan harga keluar dari level kunci (support, resistance, atau pola) dengan konfirmasi penutupan dan volume. Lihat: False breakout
Bull
Pelaku pasar yang optimistis harga akan naik; pasar naik beruntun disebut bull market. Lihat: Bear

C

Candlestick
Grafik yang menampilkan open-high-low-close sebagai badan dan sumbu; dibaca dari bentuk dan warnanya. Lihat: Doji, Marubozu
Cup and Handle
Pola kelanjutan berbentuk mangkuk dengan koreksi ringan (handle) sebelum resistance bibir mangkuk ditembus.
CVWAP
Cumulative VWAP — VWAP kumulatif jangka panjang (bukan harian); di AutoPortofolio dipakai MarketPulse dengan window 252 hari. Lihat: VWAP

D

Dead Cat Bounce
Pantulan harga singkat setelah penurunan tajam yang tidak diikuti perbaikan fundamental — sering berlanjut turun.
Death Cross
Perpotongan MA 50 di bawah MA 200 — sinyal pelemahan tren jangka panjang. Lihat: Golden cross
Divergence
Ketidakcocokan arah antara harga dan indikator (misal harga membuat puncak baru tapi RSI tidak) — peringatan perubahan momentum.
Doji
Candle dengan open dan close hampir sama — menandakan keraguan; sinyal kuat bila muncul di ujung tren. Lihat: Candlestick
Double Bottom
Dua lembah di area harga sama setelah tren turun; dikonfirmasi penembusan neckline ke atas. Lihat: Double top
Double Top
Dua puncak di area harga sama setelah tren naik; dikonfirmasi penembusan neckline ke bawah. Lihat: Double bottom

E

EMA (Exponential Moving Average)
Moving Average yang memberi bobot lebih berat pada harga terbaru — lebih responsif dari SMA. Lihat: Moving average
Engulfing
Pola dua candle di mana candle kedua menelan seluruh badan candle pertama; sinyal pembalikan bila di ujung tren.
Elliott Wave
Teori yang memetakan pergerakan pasar dalam gelombang motif 1-2-3-4-5 dan korektif A-B-C mencerminkan psikologi massa.

F

False Breakout
Penembusan level yang gagal dipertahankan dan kembali masuk ke dalam pola — sering memicu pergerakan balik tajam. Lihat: Breakout
Fibonacci Retracement
Level-level koreksi 23,6% / 38,2% / 50% / 61,8% / 78,6% dari satu swing; area di mana koreksi sering melambat.
Flag / Pennant
Pola kelanjutan: koreksi sempit berdurasi pendek setelah pergerakan tajam (pole), sebelum tren lanjut searah.
Force Index
Indikator Elder yang menggabungkan arah perubahan harga dan volume — mengukur kekuatan pembeli/penjual.

G

Golden Cross
Perpotongan MA 50 di atas MA 200 — sinyal penguatan tren jangka panjang. Lihat: Death cross

H

Hammer / Hanging Man
Candle dengan sumbu bawah panjang dan badan kecil di atas; hammer di dasar tren = sinyal pantulan, hanging man di puncak = peringatan.
Head and Shoulders
Pola pembalikan: bahu kiri, kepala (puncak tertinggi), bahu kanan; dikonfirmasi penembusan neckline ke bawah. Lihat: Inverse head and shoulders
Histogram
Batang vertikal yang menggambarkan selisih dua garis (misal MACD dan sinyalnya); memanjang = momentum menguat. Lihat: MACD
Higher High / Lower Low
Struktur tren naik (puncak dan lembah makin tinggi) dan tren turun (puncak dan lembah makin rendah).
Hurst Exponent
Angka 0-1 yang mengukur sifat deret harga: <0.5 cenderung mean-reverting, >0.5 trending.

I

Ichimoku Kinko Hyo
Sistem lima komponen (tenkan, kijun, senkou A/B, chikou) yang memberi gambaran tren, support, dan momentum sekaligus. Lihat: Awan Ichimoku
Inverse Head and Shoulders
Bentuk terbalik head and shoulders di dasar tren turun; pola pembalikan ke atas yang relatif andal. Lihat: Head and shoulders

K

KAMA (Kaufman Adaptive Moving Average)
Moving Average adaptif yang memperlambat diri saat sideways dan mempercepat saat trending. Lihat: Moving average
Keltner Channel
Tiga garis berbasis EMA dan ATR; mirip Bollinger tapi memakai ATR, bukan standar deviasi.

L

Labeling (Signal)
Penandaan hasil sebagai sinyal positif/negatif untuk evaluasi; di AutoPortofolio dipakai SignalLabeler pada pipeline ML.
Lagging / Leading
Indikator lagging merefleksikan data lampau (MA); leading mencoba memimpin harga (RSI, Fibonacci).

M

MACD
Indikator momentum dari selisih EMA 12 dan EMA 26 dengan garis sinyal EMA 9 dan histogram; membaca arah dan kecepatan momentum. Lihat: Histogram
Marubozu
Candle tanpa (atau sangat pendek) sumbu — badan penuh menandakan dominasi pihak lawan sepanjang periode. Lihat: Candlestick
Mean Reversion
Kecenderungan harga kembali ke rerata setelah menyimpang jauh; dasar strategi Bollinger dan VWAP harian.
MFI (Money Flow Index)
Oscillator 0-100 berbasis volume dan harga; sering disebut RSI yang memasukkan volume. Lihat: RSI
Momentum
Kecepatan dan besar perubahan harga; makin cepat harga naik/turun, makin besar momentum. Lihat: MACD
Moving Average (MA)
Rerata harga sejumlah periode; menyaring noise dan menunjukkan arah rata-rata. Varian: SMA (biasa) dan EMA (berbobot). Lihat: SMA, EMA

N

Neckline
Garis penghubung lembah/ puncak kunci pada pola pembalikan (double top, head and shoulders); penembusannya mengonfirmasi sinyal.

O

OBV (On-Balance Volume)
Volume kumulatif: +volume bila penutupan naik, −volume bila turun; mendeteksi arah aliran volume. Lihat: Accumulation/distribution line
Overbought / Oversold
Kondisi indikator di area ekstrem (RSI/Stochastic >70 atau >80 = overbought; <30 atau <20 = oversold) — konteks, bukan perintah. Lihat: RSI

P

Parabolic SAR
Titik-titik di atas/bawah harga yang mengikuti tren; titik ditembus = sinal keluar/berbalik.
Pattern
Bentuk pergerakan harga yang berulang dan diberi nama (pola grafik atau candlestick); bersifat deskriptif.
Pivot Point
Level kunci harian yang dihitung dari harga periode sebelumnya; berfungsi sebagai support/resisten intraday.
POC (Point of Control)
Level harga dengan volume terbesar pada Volume Profile — magnet harga dan titik "konsensus" pasar. Lihat: Volume profile
Pullback
Koreksi terarah kecil melawan tren utama sebelum tren berlanjut.

R

Range
Rentang harga antara support dan resistance; pasar sideways = pasar bergerak dalam range.
Retest
Uji ulang harga terhadap level yang baru ditembus; bertahan di level tersebut memperkuat kevalidan breakout. Lihat: Breakout
Reversal
Pembalikan arah tren; dibedakan dari koreksi sementara (pullback).
RSI (Relative Strength Index)
Oscillator 0-100 berbasis kecepatan perubahan harga; area 70/30 menandai overbought/oversold. Lihat: Overbought/oversold
Rounding Bottom
Pola pembalikan berbentuk mangkuk — perubahan arah yang bertahap dan panjang.

S

SMA (Simple Moving Average)
Rerata aritmetika biasa sejumlah periode; halus dan lambat merespons. Lihat: Moving average
Squeeze (Bollinger)
Pita Bollinger yang menyempit tajam — tanda volatilitas menumpuk sebelum pergerakan besar; tidak memberi tahu arah. Lihat: Bollinger bands
Stochastic Oscillator
Oscillator 0-100 yang membandingkan penutupan terakhir dengan rentang N periode; area 80/20 sebagai ekstrem.
Stop Loss
Perintah jual otomatis pada level tertentu untuk membatasi kerugian; bagian wajib dari setiap rencana trading.
Supertrend
Indikator tren berbasis ATR yang menggambar garis support/resisten mengikuti harga; berfungsi juga sebagai trailing stop.
Support / Resistance
Area harga tempat penekanan beli (support) atau tekanan jual (resisten) berulang; dasar seluruh analisis level.
Symmetrical Triangle
Pola mengerucut dengan dua sisi menyempit; arah kelanjutan mengikuti tren sebelumnya, dikonfirmasi penembusan salah satu sisi.

T

Time Frame
Periode yang diwakili satu candle/bar (harian, mingguan, bulanan); pilihan time frame menentukan "cerita" yang terbaca.
Trendline
Garis lurus menghubungkan puncak-puncak (tren turun) atau lembah-lembah (tren naik); penembusannya sinyal awal perubahan.
Triple Top / Triple Bottom
Versi lebih kuat dari double: tiga kali penolakan di area yang sama sebelum neckline ditembus. Lihat: Double top

V

VWAP (Volume Weighted Average Price)
Rata-rata harga berbobot volume hari itu; harga di atas VWAP = pembeli dominan, di bawah = penjual dominan. Lihat: CVWAP
Volume
Jumlah lembar saham yang berpindah tangan; mengukur keyakinan di balik pergerakan harga.
Volume Profile
Distribusi volume per level harga; menunjukkan POC, value area (VAH/VAL), dan area sepi (low volume node). Lihat: POC

W

Whipsaw
Gerakan bolak-balik tajam yang memicu sinyal palsu berulang; khas di pasar sideways.
Wyckoff (Metode)
Kerangka yang membaca siklus akumulasi–markup–distribusi–markdown dan perilaku uang besar; konsep kunci: spring, effort vs result.
Glosarium ini rujukan, bukan pengganti bacaan. Setiap istilah di sini dijelaskan lebih dalam di bab-babnya — mulai dari Bab 2 (Elemen Dasar) untuk yang paling dasar, atau langsung ke Ikhtisar seri untuk peta lengkap.
Pendekatan Analitik Terintegrasi

Informasi Kuantitatif AutoPortofolio

Ringkasan valuasi fundamental, kesehatan finansial, dan analisis teknikal sebagai bahan evaluasi investasi.

Kerangka Valuasi dan Risiko CIVM

Model CIVM merangkum valuasi fundamental, stabilitas bisnis, risiko, dan sinyal pasar sebagai bahan evaluasi investasi yang lebih disiplin.

  • Pengukuran stabilitas keuangan dengan Coefficient of Variation pada Nilai Buku dan ROE
  • Penyesuaian valuasi berdasarkan rasio pembayaran dividen sebagai indikator kualitas laba
  • Integrasi beberapa lapisan guardrail untuk menghindari valuasi yang terlalu agresif
  • Parameter produksi dan metode scoring internal tidak dipublikasikan sebagai spesifikasi implementasi

Analisis Z-Score untuk Kesehatan Finansial

Metode Altman Z-Score membantu memprediksi risiko kebangkrutan. AutoPortofolio menggunakannya untuk memastikan portofolio berisi emiten yang sehat dan resilien.

  • Menilai probabilitas financial distress emiten secara kuantitatif
  • Mengidentifikasi perusahaan dengan struktur modal yang solid
  • Mengurangi eksposur terhadap saham dengan kualitas aset yang menurun
  • Mendukung alokasi dana pada emiten dengan kesehatan finansial terjaga

Referensi Analisis Teknikal Saham

Pelajari metodologi analisis teknikal dari level dasar hingga lanjutan untuk memahami momentum dan perilaku harga pasar.

  • Dasar pembacaan grafik dan formasi candlestick
  • Pengenalan pola grafik serta indikator untuk pemula
  • Referensi indikator tingkat menengah hingga lanjutan
  • Penyusunan strategi trading berbasis sinyal teknikal

Loading...