Fase pasar yang sedang dibaca MarketPulse.
Membaca denyut pasar untuk menentukan cash buffer
MarketPulse membantu AutoPortofolio menjawab pertanyaan sederhana: saat ini lebih baik agresif, netral, atau menahan sebagian dana sebagai cash. Ia tidak menggantikan valuasi saham, tetapi memberi konteks pasar agar pembelian dan cash buffer lebih terkendali.
Kondisi pasar normal, tidak ada indikasi rally ekstrem atau krisis.
Skala 0-100. Makin tinggi, makin defensif.
Cash buffer yang dipakai kalkulasi portofolio.
Kenaikan masih dibantu breadth moderat, namun belum dominan.
Apa itu MarketPulse?
MarketPulse adalah modul pembaca kondisi pasar di AutoPortofolio. Bayangkan ia seperti radar cuaca untuk pasar saham: bukan menentukan saham mana yang murah, tetapi membantu menilai apakah cuaca pasar sedang mendukung untuk membeli, perlu lebih selektif, atau sebaiknya menyediakan cash lebih besar.
Bukan alat tebak harga
MarketPulse membaca kondisi pasar secara luas. Valuasi saham tetap ditentukan oleh mesin fair value, Z-Score, margin of safety, dan batas beli.
Mengatur cash buffer
Saat pasar sehat, cash bisa lebih tipis. Saat pasar rapuh, sistem menaikkan kebutuhan cash agar portofolio punya ruang aman.
Bertahap, bukan panik
Guardrail membatasi perubahan cash per siklus supaya AutoPortofolio tidak terlalu reaktif terhadap noise harian.
Bagaimana MarketPulse masuk ke AutoPortofolio?
Sinyal yang dibaca
Market Breadth
Indikator utama: melihat seberapa banyak saham ikut mendukung arah pasar.
Rally dan Momentum
Membaca apakah kenaikan pasar masih wajar atau sudah terlalu curam.
Volatilitas dan Penurunan
Mendeteksi tekanan pasar saat penurunan mulai cepat atau terlalu dalam.
CVWAP dan Arus Asing
Sinyal tambahan untuk membaca posisi pasar dan partisipasi investor asing.
Agar lebih responsif dan terukur
Soft floor breadth sudah aktif sebagai pagar kecil. Backtest dan pemisahan sinyal defensif tetap menjadi pengembangan berikutnya sebelum rumus dibuat lebih agresif.
Soft floor aktif
Saat Rally Sehat mulai menyempit, sistem tetap menahan cash kecil agar tidak terlalu agresif.
Akurasi lebih baik
Backtest target cash terhadap baseline sederhana: full equity, cash tetap, dan MarketPulse saat ini.
Kontrol risiko
Pisahkan sinyal defensif jangka pendek dari sinyal strategis agar crash cepat terbaca tanpa membuat sistem mudah whipsaw.
Apa arti MarketPulse untuk cash dan pembelian?
Bagian ini hanya menampilkan informasi yang langsung berguna untuk keputusan.
Rekomendasi Saat Ini
Menggunakan state MarketPulse tersimpan dengan aturan target cash terbaru.
Pagar Pengaman Cash
- Perubahan cash maksimal: ±5.0% per siklus
- Minimum masa tahan: 1 hari
- Jeda setelah crash: 1 hari
- Batas cash minimum: 0.0%
- Batas cash maksimum: 40.0%
- Soft floor breadth rapuh: 5.0% - 10.0%
Arus Asing sebagai Konfirmasi
Arus asing membantu membaca minat investor luar negeri, tetapi tidak menjadi sinyal utama. Market Breadth tetap lebih penting karena melihat pasar secara keseluruhan.
IHSG, Market Breadth, dan Arus Asing
Gunakan zoom/pan untuk melihat fase reli, koreksi, dan dukungan pasar secara menyeluruh.
IHSG Composite
Pergerakan IHSG dan posisi relatif terhadap harga rata-rata berbobot.
Market Breadth Indikator Utama
Indikator utama untuk semua investor. Mengukur kesehatan pasar keseluruhan. Data diperbarui dari ringkasan MarketPulse.
Kenaikan masih dibantu breadth moderat, namun belum dominan.
Riwayat Arus Asing Informasi Tambahan
Informasi tambahan tentang partisipasi investor asing. Hanya mengukur satu segmen pasar. Bar menunjukkan arus harian, garis menunjukkan akumulasi dan sebaran arus.
Sebaran Arus Asing Tambahan
Mengukur apakah dana asing masuk ke banyak saham atau hanya terkonsentrasi pada sedikit saham.
Pola Harga dan Arus Asing
Ringkasan apakah pergerakan harga lebih sering sejalan dengan aksi beli/jual asing.
Kurs USD/IDR & Dampak ke Pasar
Pergerakan kurs mempengaruhi arus modal asing. Pelemahan IDR meningkatkan risiko capital outflow.
Ringkasan Implikasi Investor
Arus Asing:
Dampak untuk Investor Lokal:
Perjalanan Skor Risiko, Fase Pasar, dan Target Cash
Melihat bagaimana risiko pasar mengubah kebutuhan cash buffer dari waktu ke waktu.
Sebaran Fase Pasar
Panduan Fase Pasar & Target Cash
Memahami kapan sistem menipiskan cash dan kapan cash perlu diperbesar.
| Fase Pasar | Skor Risiko | Target Cash | Kondisi Pasar |
|---|---|---|---|
| Normal | 0 - 30 | 0% + buffer minimum | Pasar normal, struktur sehat. Tidak ada tekanan signifikan pada breadth atau volatilitas. |
| Rally Sehat | 31 - 55 | 0% + buffer minimum | Reli dengan partisipasi luas. Breadth kuat, banyak saham ikut naik secara merata. |
| Rally Rapuh | 56 - 75 | 20% - 35% naik bertahap | Reli curam dengan breadth melemah. Kenaikan tidak merata, perlu waspada terhadap koreksi. |
| Crash | 76 - 100 | 35% - 40% mode bertahan | Mode bertahan maksimal. Prioritaskan proteksi modal, batasi eksposur ke pasar. |
| Transisi | Post-crash | Gradual deploy bertahap | Re-entry selektif setelah crash. Cash dikurangi bertahap sambil memantau konfirmasi pemulihan. |
Pada fase Normal & Rally Sehat, target cash adalah 0% plus buffer minimum sesuai guardrail (0%).
Pada Rally Rapuh & Crash, target cash dinaikkan bertahap mengikuti posisi skor risiko.
Perubahan cash dibatasi maksimal 5% per siklus untuk menghindari keputusan reaktif.
Riwayat Fase Pasar
Perjalanan kondisi pasar dari waktu ke waktu.
Riwayat Skor Risiko
Semakin tinggi skor, semakin defensif posisi cash.
Riwayat Target Cash
Perjalanan target cash buffer dari waktu ke waktu.
Skor Risiko dan Target Cash
Melihat apakah kenaikan risiko pasar diikuti kenaikan cash buffer.