Bollinger Bands
Bollinger Bands terdiri dari tiga garis: SMA 20 di tengah, dan dua pita di atas-bawahnya yang melebar-lebar sesuai volatilitas (2 standar deviasi dari SMA). Pita melebar saat pasar panas, menyempit saat tenang — inilah bedanya dari garis support/ resisten statis.
Dua pembacaan utama
- Mean reversion (kembali ke tengah): harga menyentuh/menembus pita luar lalu cenderung kembali ke SMA. Paling sah di pasar sideways — di dalam tren, harga bisa "berjalan di pita" untuk waktu lama.
- Squeeze (pita menyempit): volatilitas menyusut tajam — sering mendahului pergerakan besar. Squeeze memberi tahu siap-siap, tidak memberi tahu arah.
Fibonacci Retracement
Setelah satu pergerakan tren (swing), Fibonacci menggambar level-level di mana koreksi sering melambat atau berbalik. Level klasik: 23,6%, 38,2%, 50%, 61,8%, dan 78,6%.
- Cara pasang: tarik dari swing low ke swing high (tren naik) atau sebaliknya — hanya satu swing, konsisten satu cara.
- 38,2% & 50% — koreksi sehat dalam tren; sering menjadi area "menarik".
- 61,8% (golden ratio) — level paling dipantau; bertahan di sini memperkuat kelanjutan tren.
- 78,6% — batas terakhir; tembus lebih dalam lagi, koreksi kemungkinan berubah menjadi pembalikan.
Stochastic Oscillator
Stochastic (parameter klasik 14, 3, 3) membandingkan penutupan terakhir dengan rentang harga N periode — skala 0-100 seperti RSI, tetapi fokusnya berbeda: ia mengukur posisi penutupan terhadap rentang, bukan kecepatan perubahan.
- Area 80/20 — overbought/oversold, sama prinsipnya dengan RSI.
- Signal line 20/80: %K memotong %D di area ekstrem — pemicu yang lebih sensitif.
- Divergence — sama bermanfaatnya dengan RSI: harga + puncak baru, stochastic tidak.
ADX: Mengukur Kekuatan Tren
Pertanyaan "tren ini kuat atau lemah?" dijawab oleh ADX (Average Directional Index, parameter klasik 14) — indikator yang tidak peduli arah, hanya kekuatan pergerakan:
- ADX < 20 — tren lemah / pasar sideways: hindari strategi trend-following; mean reversion lebih relevan.
- ADX 20-40 — tren terbentuk dan sehat: area paling produktif untuk sinyal arah.
- ADX > 40 — tren sangat kuat, sering sudah berjalan jauh: waspada justru terlambat masuk; +DI/−DI menunjukkan arahnya.
Sifat ADX yang penting: ia naik saat tren menguat tanpa peduli ke mana arahnya. Karena itu ia tidak pernah berdiri sendiri — selalu pasangkan dengan arah (+DI vs −DI atau posisi harga terhadap MA).
VWAP
VWAP (Volume Weighted Average Price) adalah rata-rata harga di mana setiap transaksi dieksekusi selama satu hari — harga "wajar" versi pasar pada hari itu, dengan volume sebagai bobot.
- Di atas VWAP — pembeli hari ini dominan; di bawah VWAP — penjual dominan.
- Sebagai magnet: harga yang terlalu jauh dari VWAP sering ditarik kembali (mean reversion intraday).
- Sebagai zona institusi: dana besar mengeksekusi rata-rata dekat VWAP; penolakan tajam di sekitarnya sering menandai keputusan besar.
- Breakout dengan volume: harga menembus VWAP disertai volume besar — perubahan kekuatan hari itu.
Peta Pemilihan: Kapan Pakai Apa
| Kondisi pasar | Alat yang relevan | Alat yang kurang relevan |
|---|---|---|
| Trending (ADX > 20) | MA + MACD, Fibonacci retrace, VWAP harian | Stochastic / Bollinger mean-reversion |
| Sideways (ADX < 20) | Bollinger, Stochastic, level horizontal | Crossover MA & MACD (banyak palsu) |
| Volatilitas tinggi | Bollinger expand, ADX, level Fib luas | Entry mengejar tanpa level jelas |
| Intraday (hari) | VWAP, candle, volume | MA jangka panjang (terlalu lambat) |
Prinsipnya satu: setiap indikator punya kondisi idealnya. Tugas analis bukan menumpuk alat, tapi memasangkan alat dengan kondisi pasar yang sedang berjalan — dan itulah kerangka yang akan disempurnakan di Bab 6 dengan teori-teori besar.
Ringkasan Bab 5
- Bollinger memberi volatilitas dinamis: squeeze memberi peringatan, sentuhan pita memberi konteks — bukan perintah.
- Fibonacci memberi zona koreksi; makin banyak elemen di titik yang sama, makin kuat.
- Pilih satu dari RSI/Stochastic — memakai keduanya bukan konfirmasi ganda.
- ADX menjawab "kuat atau lemah", bukan "ke mana" — selalu pasangkan dengan arah.
- VWAP adalah gravitasi harga harian; untuk konteks panjang, lihat CVWAP MarketPulse.
- Cocokkan alat dengan kondisi pasar: trending, sideways, atau intraday.