Pelajari cara membaca "detak jantung" pasar saham Indonesia untuk mengambil keputusan investasi yang lebih cerdas dan adaptif.
Mulai BelajarMarket Pulse adalah sistem pembacaan kondisi pasar yang menggabungkan 4 sumber sinyal utama: kekuatan partisipasi saham (breadth), posisi harga terhadap nilai wajar (CVWAP), tingkat volatilitas, dan kedalaman koreksi (drawdown). Semua sinyal ini dirangkum menjadi Risk Score 0-100 agar investor mudah menerjemahkan data menjadi aksi.
Sistem mengecek apakah kenaikan didukung banyak saham atau hanya oleh saham besar. Tujuannya membedakan reli sehat vs reli rapuh.
Setiap komponen diberi bobot, lalu diubah menjadi skor tunggal 0-100. Semakin tinggi skor, semakin defensif strategi yang dibutuhkan.
Skor diterjemahkan menjadi regime pasar dan target cash, sehingga keputusan rebalancing menjadi terukur dan konsisten.
IHSG adalah indeks tertimbang kapitalisasi (cap-weighted). Artinya, saham-saham besar seperti BBCA, BBRI, TLKM memiliki pengaruh sangat besar terhadap pergerakan IHSG.
Perbandingan saham naik vs saham turun
Catatan: nilai ADR sekarang adalah angka aktual (contoh 0.18). Angka 1.5+ dipakai sebagai ambang interpretasi (benchmark sehat), bukan "ADR kedua".
Persentase saham di atas rata-rata 20 hari
Perbandingan volume saham naik vs turun
Mengkonfirmasi apakah kenaikan didukung oleh volume besar. UDV berbeda dari ADR: UDV membandingkan volume, ADR membandingkan jumlah saham.
Equal-Weight vs Cap-Weight
Negatif = Reli hanya ditopang big caps (rapuh)
Cumulative Volume Weighted Average Price (CVWAP) adalah rata-rata harga IHSG yang ditimbang berdasarkan volume transaksi kumulatif sepanjang periode tertentu (biasanya 1 tahun / 252 hari trading).
Di mana perhitungan dilakukan secara kumulatif dari awal periode hingga hari ini.
| Deviasi dari CVWAP | Kondisi | Interpretasi |
|---|---|---|
| > +15% | Extreme Overbought | Pasar sangat panas, risiko koreksi tinggi |
| +10% s/d +15% | Overbought | Waspada, mulai naikkan cash |
| +5% s/d +10% | Moderately High | Di atas rata-rata, perhatikan breadth |
| -5% s/d +5% | Fair Value Zone | Harga wajar, kondisi normal |
| -10% s/d -5% | Moderately Low | Mulai menarik untuk akumulasi |
| < -10% | Oversold | Potensial diskon, peluang beli |
Market Pulse mengklasifikasikan kondisi pasar ke dalam 5 regime berdasarkan Risk Score (0-100):
Kondisi pasar stabil dengan volatilitas rendah.
Target Cash: 0-15% — Investasi penuh, tidak perlu defensif.Pasar naik dengan partisipasi luas (breadth bagus).
Target Cash: 0-15% — Tetap berinvestasi, tren masih sehat.Pasar naik cepat tapi breadth melemah - tanda bahaya!
Target Cash: 20-35% — Mulai naikkan cash secara bertahap.Volatilitas ekstrem, drawdown besar.
Target Cash: 35-40% — Maksimum defensif, lindungi modal.| Komponen | Bobot | Apa yang Diukur |
|---|---|---|
| Rally Slope | 30% | Kecuraman kenaikan IHSG (seberapa cepat naik) |
| Inverse Breadth | 30% | Kebalikan dari kesehatan pasar (ADR, % di atas MA) |
| Volatility | 15% | Volatilitas jangka pendek vs jangka panjang |
| CVWAP Overextension | 15% | Seberapa jauh harga dari CVWAP |
| Drawdown | 10% | Penurunan dari puncak terakhir |
Untuk mencegah overreaction, sistem menerapkan batasan:
Anda membutuhkan data harian IHSG minimal 252 hari (1 tahun trading).
| A | B | C | D | E | F |
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Close | Volume | P × V | Cum P×V | Cum Vol |
| 02/01/2025 | 7250 | 5000000 | =B2*C2 | =D2 | =C2 |
| 03/01/2025 | 7280 | 6000000 | =B3*C3 | =E2+D3 | =F2+C3 |
| ... | ... | ... | ... | ... | ... |
Untuk ini Anda perlu data semua saham di bursa (bisa dari stock screener).
Versi sederhana dari Risk Score yang bisa dihitung manual:
Lihat dashboard Market Pulse di Autoportofolio untuk monitoring real-time.
Buka Dashboard Market Pulse