AutoPortofolio adalah sistem investasi pintar yang membantu Anda memilih dan mengelola saham berdasarkan analisis data fundamental, penilaian risiko, dan alokasi otomatis. Mari kita pelajari cara kerjanya dengan bahasa sederhana.
Sistem bekerja dalam 4 tahap berurutan untuk menghasilkan rekomendasi investasi yang optimal
Sistem mengambil laporan keuangan dari seluruh emiten di Bursa Efek Indonesia secara otomatis
Menilai berapa harga yang pantas untuk setiap saham berdasarkan kinerja keuangannya
Mengevaluasi kesehatan keuangan dan risiko kebangkrutan perusahaan
Menentukan berapa persen dana yang sebaiknya ditempatkan di masing-masing saham
AutoPortofolio secara otomatis mengunduh laporan keuangan dari semua perusahaan yang terdaftar di bursa. Data yang dikumpulkan meliputi:
Semua data ini diproses menggunakan format XBRL (standar internasional pelaporan keuangan) sehingga hasilnya akurat dan konsisten.
Sistem menghitung berapa harga yang "pantas" untuk setiap saham dengan mempertimbangkan beberapa faktor:
Hasilnya adalah harga wajar yang menjadi patokan: jika harga pasar lebih rendah, saham tersebut potensial untuk dibeli.
Tidak semua saham yang murah itu bagus. AutoPortofolio menggunakan Z-Score untuk mengukur kesehatan keuangan perusahaan:
| Kategori | Kriteria |
|---|---|
| Aman | Keuangan sehat, risiko kebangkrutan rendah |
| Abu-abu | Perlu perhatian, ada potensi masalah keuangan |
| Bahaya | Risiko tinggi, hindari investasi |
Sistem juga memeriksa faktor lain seperti tingkat utang, likuiditas, dan stabilitas arus kas untuk memastikan perusahaan layak untuk investasi jangka panjang.
Setelah menemukan saham-saham yang bagus, sistem menentukan berapa persen dana yang harus ditempatkan di masing-masing saham:
Sistem menggunakan metode priority queue untuk membagi dana secara proporsional, mirip seperti sistem pemilu yang adil. Hasilnya adalah portofolio yang seimbang dan optimal.
Sistem memantau laporan keuangan baru setiap kuartal dan langsung menyesuaikan rekomendasi. Anda selalu mendapat informasi terkini tanpa perlu riset manual.
Ketika kondisi pasar berubah, sistem akan memberikan saran untuk menyesuaikan portofolio. Ini membantu Anda tetap berada di jalur investasi yang optimal.
Menggunakan regresi linear dan forecasting untuk memproyeksikan pertumbuhan dividen dan kinerja perusahaan di masa depan.
Menyaring saham dengan berbagai kriteria: DPR, FFR, SRF, MOAT, dan VWAP untuk memastikan hanya perusahaan berkualitas yang masuk portofolio.
Pantau kinerja portofolio, pergerakan harga, dan rekomendasi aksi dalam satu tampilan yang mudah dipahami.
Bukan hanya memberikan rekomendasi, tapi juga menjelaskan logika di baliknya sehingga Anda belajar sambil berinvestasi.
| Aspek | Analisis Manual | Dengan AutoPortofolio |
|---|---|---|
| Waktu Riset | Berjam-jam per saham | Otomatis & Instan |
| Cakupan Analisis | Terbatas (5-10 saham) | Semua emiten BEI |
| Konsistensi Metode | Bervariasi | Konsisten & Objektif |
| Update Data | Manual saat ada waktu | Otomatis per kuartal |
| Manajemen Risiko | Subjektif | Z-Score Terukur |
| Alokasi Portofolio | Feeling/Intuisi | Algoritma Proporsional |
| Biaya | Gratis (tapi habis waktu) | Efisien & Hemat Waktu |
Daftar gratis dan mulai menganalisis portofolio Anda dengan sistem yang sama digunakan oleh ribuan investor.